

BERITAJITU.com - Seperti di beritakan di BBC, Badai dahsyat menumpahkan salju sangat tebal di kawasan timur Amerika Serikat dan melumpuhkan ibukota, Washington D.C.
Curah salju setebal 25cm telah melanda menjelang pukul 0100 waktu setempat (1300 WIB) di Washington.
Peramal cuaca memprakirakan bahwa curah salju terlebat dalam masa 90 tahun akan melanda kawasan tersebut.
Museum tutup, sistem angkutan mengalami gangguan besar dan warga diminta bersiap untuk tinggal di dalam rumah.
Peringatan badai salju 24 jam yang jarang dikeluarkan berlaku untuk Washington-Baltimore hingga 2200 (1000 WIB Minggu).
Badai yang dijuluki "snowpocalypse" dan "snowmageddon" oleh media setempat diperkirakan menyebar dari Indiana ke Pennsylvania dan ke beberapa bagian New York dan North Carolina.
Badai bulan Desember lalu mencurahkan salju setebal 41 cm di Washington.
Kekacauan angkutan
Badan Cuaca Nasional (NWS) mengatakan, salju mungkin "sangat berbahaya."
NWS memprakirakan salju setebal 76cm akan menimpa ibukota AS, dan curah salju itu akan mematahkan rekor salju setebal sekitar 70 cm di Washington pada 1922.
Semua penerbangan dari bandara Reagan National Washington dibatalkan, dan hanya beberapa penerbangan internasional tetap beroperasi di bandara Dulles.
Jumat malam, ibukota AS tidak mendapatkan layanan bis setelah jalan-jalan dinyatakan "tidak bisa dilewati" dan sistem angkutan kereta Metro yang melewati rute atas tanah dihentikan, dan hanya layanan kereta bawah tanah yang beroperasi.
Warga diminta agar menjauh dari jalan dan bersiap untuk bertahan di dalam rumah hingga lima hari.
Salah seorang warga Washington menggambarkan pemandangan di toserba di dekat tempat tinggalnya.
"Saya sampai di sana jam 0700 [hari Jumat] dan antrian benar-benar panjang," kata Jane Bate, 41 tahun, kepada kantor berita AFP. "Tempat itu terlihat seperti habis dijarah."
Gubernur Virginia, Maryland dan Delaware menyatakan keadaan darurat di wilayah masing-masing dan keputusan ini sekaligus menandakan Pengawal Nasional harus bersiap.
Menurut Departemen Angkutan Virginia, 94% anggaran negara bagian untuk menyingkirkan salju sudah terpakai ketika badai salju melanda bulan Desember.
Para pejabat mengatakan mereka akan harus menggunakan dana darurat untuk membiayai operasi pembersihan salju setelah badai terbaru ini.
photo : BBC
















